Takut Akan Tuhan Awal Pengetahuan

Iman, Pengharapan, Kasih
313 views | 0 Comments

“Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.” (Amsal 1:7, TB)

Bagi orang Percaya Alkitab adalah pelita dalam kehidupan. Artinya Alkitab bagi Orang Percaya adalah nafas hidup, karena membaca, merenungkan Alkitab, dan melaksanakannya dalam kehidupan keseharian, maka hidup kita menjadi berkat untuk orang di sekitar. Sadar akan dampaknya yang dahsyat, maka Alkitab haruslah diterjemahkan dari bahasa Aslinya ke dalam berbagai bahasa. John Wycliffe salah satu umat Tuhan yang bersemangat memberitakan Alkitab ke dalam bahasa Inggris agar masyarakat Inggris dapat memahami Firman Tuhan.

John Wycliffe tersohor karena kemampuan akademisnya dan prestasinya yang membanggakan Oxford, tidak tanggung-tanggung sederet prestasi akademis ia sandang. Mulai dari keahliannya di bidang ilmu alam, matematika, filsafat, dan teologi. Pria kelahiran tahun 1330 di Hipswell, Britania Raya ini juga dikenal haus akan Firman Tuhan yang terdapat dalam Alkitab. Bahkan ia secara serius mengambil studi bidang teologi. Pada tahun 1372, berkat keseriusannya dalam menekuni bidang teologi,  Wycliffe berhasil meraih gelar Doktor Teologi.

Baca juga:

Tugas Panggilan Kita

Meskipun terkenal namun tidak banyak sumber literasi yang mencatat kehidupan John Wycliffe secara lengkap. Ia secara serius menerjemahkan Alkitab dari bahasa Latin ke bahasa Inggris agar masyarakat Inggris dapat mengerti dan memahami Firman Tuhan dalam bahasa mereka agar beroleh keselematan. Menurut Wycliffe, Alkitab seharusnya untuk semua orang agar mereka beroleh keselamatan. Pada waktu itu penerjemahan Alkitab yang dilakukan oleh Wycliffe dari bahasa Latin ke bahasa Inggris. Saat melakukan tugasnya tersebut, Wycliffe sebenarnya mendapat tentangan Gereja sehingga ia dikucilkan. Meski mendapat hambatan dan penolakan dari Gereja tapi ia tetap gigih menerjemahkan Alkitab bersama sarjana lainnya, sehingga ia berhasil menerjemahkann Alkitab Inggris pertama yang lengkap. Terbitan edisi pertama berhasil diterbitkan, namun terbitani edisi kedua baru selesai setelah Wycliffe meninggal dunia pada 31 Desember 1384 karena sakit radang otak.

Kegigihan Wycliffe dalam menerjemahkan Alkitab ke dalam bahasanya, yakni bahasa Inggris telah menjadi semangat bagi kita semua, bahwa Alkitab adalah sumber dari ilmu pengetahuan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pengetahuan adalah tentang suatu bidang yang disusun secara bersistem menurut metode tertentu, yang dapat digunakan untuk menerangkan gejala tertentu di bidang (pengetahuan) itu. Sesuai dengan keterangan dari KBBI maka Alkitab sebagai ilmu pengetahuan dasar terutama sebagai tuntunan bagi kita untuk melangkah dalam kehidupan ini. Kita sebagai milenial seharusnya dapat lebih mudah membagikan Firman Tuhan dalam berbagai bahasa melalui media digital. Mari kita semua untuk saling melayani dan menguatkan di dalam Tuhan Yesus Kristus. []

(Laksono. Sumber: Berbagai sumber).

Editor: Budi Fajar Kadarmanto

Share on:

0 Comments

Anda harus login terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar

About Us

Sarana Berbagi Firman Tuhan.

Digital Bible Community sebagai wadah muda-mudi kreatif di bidang multimedia dan teknologi informasi untuk bersama-sama mengekspresikan ide-ide kreatif sekaligus memuji dan memuliakan Tuhan. Ikuti Sosmed kami dan Tuhan Yesus memberkati.

Contact Us

Lembaga Alkitab Indonesia

Stay Connected

Facebook
Twitter
Instagram