Semangat Melayani Tuhan dan Menabur Kabar Baik

Iman, Pengharapan, Kasih
234 views | 0 Comments

Pada usia dua tahun Olly Euodia Mesach kecil sudah mengenal Alkitab, bahkan ia sudah biasa membawa Alkitab terjemahan berbahasa Belanda meski ia sendiri belum dapat membacanya. Selain itu Ia juga mulai belajar menyanyikan Mazmur dan Nyanyian Rohani dengan bahasa Belanda. Olly dilahirkan di tengah-tengah keluarga yang taat beribadah bahkan kedua orang tuanya menjadi guru Sekolah Minggu. Ajaran-ajaran Alkitab menjadi rema dalam kehidupannya sehari-hari melalui cerita-cerita Alkitab yang disampaikan kedua orang tuanya.

Kisah Mary Jones seorang anak kecil yang merindukan memiliki Alkitab sehingga untuk mewujudkannya ia harus berjuang dengan menabung dan berjalan jauh untuk mendapatkannya.   Perjuangan Mary Jones ini tertanam dalam diri Olly sehingga mendorongnya untuk tekun membaca Alkitab dan terlibat dalam pelayanan gereja. Dalam buku Inspirasi Generasi: 65 Kesaksian Hidup Bersama Kitab Suci (2019) terbitan Lembaga Alkitab Indonesia Olly dalam kehidupannya bertekun mencari Wajah Tuhan.

Wanita kelahiran Semarang 17 Maret 1938 ini pada tahun 1956 ini, meninggalkan kota kelahirannya untuk melanjutkan studi ke Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) di Jakarta. Kepindahannya ke Jakarta tidak menyurutkan pelayanannya meskipun ia sibuk sebagai mahasiswi Fakultas Kedokteran.  Di bawah bimbingan Pdt. H. L. Senduk ia juga terlibat pelayanan mengajar di Sekolah Minggu Gereja Bethel Petamburan. Setelah menamatkan perkuliahan di Fakultas Kedokteran UI kemudian ia mengabdi di Dinas Kesehatan Kota Sukabumi sedangkan suaminya melayani di Gereja Bethel di Sukabumi. Ia melayani di Dinas Kesehatan selama 10 tahun kemudian melayani di Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) khususnya pada Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Masyarakat. Dengan bergabungnya Olly di PGI ia menjadi lebih mudah untuk mengunjungi hamba-hamba Tuhan di daerah.

Pendidikan agama yang ditanamkan sejak ia masih anak-anak mengakar dan bertumbuh sampai ia dewasa. Keberadaannya di PGI membuka wawasannya secara luas untuk mengenal lebih dekat berbagai denominasi gereja yang tersebar di nusantara. Terlebih dalam mendalami firman Tuhan secara formal dan informal sehingga memperluas wawasan keagamaannya untuk mengenal Tuhan secara lebih dekat.

Jejak langkah Olly seperti Paulus ketika diutus untuk memberitakan firman Tuhan. Banyak tantangan dan rintangan yang harus diselesaikan. Kemajuan zaman seperti teknologi internet yang menyatukan antar individu menembus batas geografis dan waktu juga menjadi persoalan tersendiri. Arus informasi yang deras perlu diimbangi dengan firman Tuhan. Dengan usia di atas 80 tahun tentunya Olly mempunyai pengalaman dan wawasan yang luas untuk membagikan pengalamannya untuk para pendeta muda terutama pengalamannya dalam kegiatan kemanusiaan di dalam dan di luar negeri sehingga dapat menambah wawasan. Berlajar tidak pernah mengenal waktu dan usia apalagi dalam menimba ilmu agama. Bagi anak muda menggali firman Tuhan menjadi landasan dan gaya hidup. Mari membagikan Kabar Baik untuk semua melalui media digital agar Tuhan Yesus dimuliakan selalu. []

(Laksono. Sumber: Berbagai sumber)

Editor: Budi Fajar Kadarmanto

 

Share on:

0 Comments

Anda harus login terlebih dahulu untuk dapat memberikan komentar

About Us

Sarana Berbagi Firman Tuhan.

Digital Bible Community sebagai wadah muda-mudi kreatif di bidang multimedia dan teknologi informasi untuk bersama-sama mengekspresikan ide-ide kreatif sekaligus memuji dan memuliakan Tuhan. Ikuti Sosmed kami dan Tuhan Yesus memberkati.

Contact Us

Lembaga Alkitab Indonesia

Stay Connected

Facebook
Twitter
Instagram